Sabtu, 30 Desember 2017

mahasiswa harus terbiasa dengan pelatihan berwirausaha



Mahasiswa harus terbiasa dengan pelatihan berwirausaha.

Bpk. Kuswandi taufik Hidayat adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi anak muda, beliau adalah lulusan IKOPIN angkatan 2012 dan sekarang menjabat sebagi ketua Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera periode 2016-2019, setiap orang yang melihatnya pasti menyangka bahwa ia masih berstatus mahasiswa, karena beliau masih memiiki wajah yang seumuruan dengan kakak tingkat di kampus ini, apalagi ketika kita mengetahui latar belakang, kesibukannya, profesinya, dan karyanya maka setiap orang pasti akan terkagum dan merasa takjub.
Sabtu, 16 Desember 2017 adalah pertemuan pertamaku dengan beliau, termasuk juga pertemuan pertama kebanyakan orang yang berada di organisasi kampus UKM LIKM (Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Ikubasi Kewirausahaan Mahasiswa). Awalnya akupun melihatnya biasa-biasa saja, termasuk orang-orang yang hadir pada waktu itu, beliau datang ke kelas tempat dilaksanakannya pelatihan business plan bersama dengan seorang wanita yang terlihat seumuran, beliau mengenakan pakaian kemeja merah dengan rapi, bercelana katun bermodel chino dengan sepatu boots berwarna coklat terlihat serasi dengan atasannya, dan wanita yang bersamanya pun memakai kemeja kotak-kotak berwarna putih biru, dengan memakai kerudung biru, berkacamata seperti model anak muda pada umumnya, dan mengenakan celana jeans dan berselendang tas berwarna coklat terlihat cocok untuk seusianya, kang Opay (sebutan dari kang Taufik) pun tidak berkata-kata tentang wanita yang dibawanya itu, tapi semua bisa menyimpulkan bahwa beliau adalah calon pendamping hidupnya.
Pada hari yang bersamaan ada seminar juga yang dilaksanakan oleh anak anak tekhnik elektro dalam acara GEMA ELEKTRO dan acara tersebut sangat membuat antusias para mahasiswa karena dalam acara tersebut terdapat beberapa artis yang mengisi seperti hanin dhya, Hivi, dan lain sebagainya, dan yang tak kalah menarik pengisi seminar nya juga tak kalah menarik, rasa bingung pun sempat berseteru didalam otak ku karena saya harus memilih antara dua acara, apakah saya mengikuti acara yang sangat fantastis yang dilaksanakan oleh GEMA ELEKTRO atau saya akan mengambil acara seminar yang di adakan oleh UKM LIKM?.
Dan akhirnya saya menentukan apa yang harus saya pilih dari kedua acara tersebut, pilihan saya jatuh kepada acara seminar yang dilaksanakan oleh UKM LIKM karena isi dari acara tersebut sangat cocok dengan apa yang akan saya jalani dimasa depan yaitu menganai pelatihan bussines, dibandingkan dengan acara GEMA TEKHNO walaupun acara tersebut diisi oleh artis artis televisi tetapi acara seminar didalamnya tidak sesuai dengan style hidup ku.
Rasa kecewaku akhirnya terbayarkan oleh pertemuan dengan bapak Kuswandi Taufik Hidayat, beliau sebagai ketua Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera menjadikan gaya berbicaranya sangat menarik, begitupun pengalaman-pengalaman yang telah beliau rasakan untuk memajukan tingkat ekonomi pedesaan  menjadikan pertemuanku hari  itu menjadi berkesan.
Acara ini dihadiri oleh  mahasiswa berbagai jurusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan peserta yang hadir lumayan cukup banyak sekitar 20 orang, dan bertempat di gedung FISIP lantai 2.
Setelah para peserta hadir dan mengisi absensi, dan pemateri bapak Kuswandi Taufik Hidayat menempati kursinya maka acara inipun dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Andini sebagai moderator datang kedepan memimpin jalannya acara, dan acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Yoga, setelah pembacaan ayat suci, ketua pelaksana Elsa Listiani memberikan sambutan terlebih dahulu, dan beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada peserta yang berkenan hadir pada waktu itu, dan ucapan rasa terima kasih juga kepada pemateri yang sudah meluangkan waktu yang berharganya untuk sempat mengisi materi pada acara pelatihan business plan itu, dan sebagi tambahan Elsa Listiani pun memberikan nasihatnya agar para peserta memanfaatkan waktu yang sangat berharga dengan memperhatikan secara seksama, dan berharap acara ini memberikan manfaat yang besar bagi para mahasiswa khususnya yang hadir pada waktu itu, dan harapannya juga agar lahir para pengusaha-pengusaha baru dikalangan anak muda khususnya mahasiswa.
Para peserta telah duduk rapih, karena sebelum acara dimulai panitia meminta para peserta untuk duduk bergrup, dengan beranggotakan satu grup 3 orang dengan total seluruhnya 7 grup. Semua ini dilakukan agar nanti setelah pemateri menyampaikan materinya para peserta dipersilahkan untuk membuat rancangan bisnis nya dan dipresentasikan di depan pemateri dan para peserta seluruhnya.
Penyampaian materi akhirnya selesai pada pukul 11.10 dan para peserta dipersilahkan untuk membuat rancangan bisnis yang akan dipresentasikan didepan kelas, dan moderator memberikan waktu selama 10 menit agar tiap grup mempersiapkan rancangan bisnisnya untuk dipresentasikan. Waktu yang relative singkat tidak membuat para peserta menyerah dan mundur, justru malah semakin teratantang untuk bisa menaklukannya, moderator yang memberikan waktu yang relative singkatpun mempunyai alasan waktu yang mepet istirahat sholat dzuhur menjadikan waktu yang diberikan untuk persiapan presentasi menjadikan sebentar.
Tibalah waktu presentasi dimulai, masing-masing grup menyampaikan rancangan bisnisnya, berikut serta bagaimana deskripsi produknya, cara pembuatan, system kerja, termasuk pemasaran, dan perhitungan modal serta laba, masing-masing grup maju satu-persatu, ide-ide kreatif bermunculan, ada yang rancangan bisnisnya ke kuliner, minuman, bahan makanan pokok, bank sampah, dan bisnis berbasis market place untuk anak kampus, dan kang Opay memberikan penilaiannya dengan catatan-catatannya.
Presentasi akhirnya selesai, dan kang Opay memberikan penilaiannya satu demi satu secara adil dan proporsional, dan diambilah 3 terbaik diantara 7 grup yang memberikan presentasi, juara pertama adalah grup Rizki yang rancangan bisnisnya tentang market place kampus, juara dua adalah grup Sosmaida tentang kebutuhan anak gunung, dan juara 3 adalah grup Agus tentang bank sampah, kriteria penilaian dari kang Opay adalah dilihat dari kreativitas, inovasi, dan manfaat yang diberikan. Sebagai bukti penghargaan kang Opay memberikan buku karangannya yang berjudul Saudagar Akhir Zaman kepada tiap grup yang juara, masing-masing grup yang juara diberikan 1 buku.
Acara ini berakhir pada pukul 12.30, dan diakhiri dengan pemberian cendramata kepada pemateri dan foto bersama dengan pemateri dan para pengurus UKM LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ucapan-ucapan terima kasih dilontarkan oleh para peserta yang hadir kepada pemateri, dan acara ini disambut baik oleh kang Opay yang memiliki nama lengkap Kuswandi Taufik Hidayat, dan berharap akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya sebagai penguat rasa silaturahmi.

Penulis : Khafidin  (1164020083)


Minggu, 12 November 2017

kisah miris seorang DKM



Nama : khafidin
Kelas : kpi 3B
NIM : 1164020083
Kisah miris seorang DKM
Tuntutan, pengaduan masalah, hingga pojokan dari masyarakat tidak ada henti- henti nya, akan tetapi seorang DKM tidak bisa dikalahkan dengan begitu saja, dengan kata lain kesabaran dan keistiqomahan DKM tersebut bisa dikatakan sudah diatas rata rata.
Ia hanyalah seorang yang menempuh dunia pembelajaran hanya sampai sekolah dasar saja, adapun sistem yang ia pakai dalam pembelajarannya hanyalah dalam pergaulannya dengan orang yang lebih tua dan orang orang besar lainnyya.
Dia bertugas mengurus masjid dimana masjid tersebut belum diwakafkan oleh pemiliknya kepada masyarakat umum, sehingga kepengurusan masjid itupun tidak berjalan maksimal.
Keseharian dia mengurus masjid hanya seorang diri, tanpa di bantu oleh masyarakat lain, tekadnya untuk bisa dan belajar menjadi orang yang lebih baik lagi lah yang menjadikan dia bekerja dan mengayomi masyarakat tanpa kenal lelah.
Setiap hari selasa dan malam jumat dia selalu mengorganisir supaya kegiatan masjid berjalan dan aktif seperti masjid-masjid lainnya dengan mengadakan pengajian bagi bapak-bapak dan ibu-ibu di daerah tersebut.
Tuntutan masyarakat yang dilontarkan kepada ketua DKM mengenai maslah pembangunan masjid kian membanjiri fikiran ketua DKM pasalnya disisi lain jamaah meluap apalagi kalau hari hari besar islam, terutama ketika hari jumat juga, akan tetapi disisi lain juga ketua DKM ini tidak bisa sewenang wenang saja membangun atau memperluas masjid tersebut, karena bengunan masjid tersebut masih dimiliki oleh seseorang atau lebih tepatnya masih dalam hak individu dan belum diwakafkan kepada masyarakat umum.
Sehingga adakalanya ketika ketua DKM tersebut bersiap siap buat pindah masjid ketika bangunan masjid tersebut tiba tiba saja dijadikan tempat tinggal atau kontrakan, itulah salah satu yang dihawatirkan oleh ketua DKM.
Akan tetapi respon yang diberikan oleh ketua DKM tersebut sangatlah positif dalam menghadapi berbagai hal permaslahan, hingga feedback masyarakat terhadap nya juga positif.
Dengan demikian masyarakat haruslah mengetahui terlebih dahulu seluk beluk masalah yang ingin diajukan kepada ketua DKM tersebut, karena kebanyakan masyarakat hanya melihat dari sisi kenikmatan menjadi pemimpin saja tanpa mengetahui apa sebab dan akibat dari yang di ajukan tersebut.

Selasa, 06 Juni 2017

uas pengantar ilmu komunikasi



Nama : khafidin
Nim : 1164020083
Jur/sem/kelas : komunikasi penyiaran islam/II/B
Tanggal : 7 juni 2017
Tugas :pengantar  ilmu komunikasi
1.   1.   Media Massa dan Blog termasuk dalam Komunikasi massa ?
Dalam pendapat seperti ini mengenai media massa dan blog itu bisa di katakan termasuk dalam komunikasi  massa dan tidak termasuk dalam komunikasi massa mengapa bisa seperti itu? Penjelasannya ialah sebagai berikut:
Penejelasan mengenai media massa dan blog termasuk komunikasi massa ialah menurut pendapat yang di kemukakan oleh Jhon.R.Bithner ialah” komunikasi massa ialah pesan yang disamapaikan melalui media massa pada sejumlah banyak orang “
Dan Menurut Lasswell unsur‐unsur dalam komunikasi massa adalah sebagai berikut :
  • Sumber atau Komunikator. Sumber utama dalam sebuah kegiatan komunikasi massa adalah lembaga atau badan organisasi atau orang yang bekerja dengan fasilitas lembaga atau organisasi. Pengertian sumber dalam penelitian ini ialah stasiun televisi 
  • Pesan atau message. Merupakan informasi dari yang akan ingin disalurkan atau dibagikan kepada massa yang dianggap memiliki tingkat kebutuhan pasar yang cukup kuat. Informasi atau pesan itu sendiri juga memiliki beragam karakter pesan untuk penyampaiannya, Wright (1977) memberikan karakteristik pesan dalam komunikasi massa sebagai berikut :
    - Publicity. Pesan-pesan bersifat terbuka untuk umum atau publik;
    - Rapid. Pesan dalam komunikasi massa dapat mencapai pemirsa yang luas dalam waktu yang singkat serta dilakukan secara terus-menerus;
    - Transient. Pesan dalam komunikasi massa bersifat sementara dan bukan permanent; 
  • Saluran atau Channel. Unsur ini menyangkut semua peralatan mekanik yang digunakan untuk menyebarluaskan pesan-pesan komunikasi massa, bisa juga disebut sebagai media penunjang untuk menyampaikan pesan.dapat melalui mulut ke mulut atau dapat di bantu oleh peralatan elektronik 
  • Penerima atau receiver. Unsur ini berkaitan dengan sasaran atau target yang ingin dituju dalam komunikasi massa. Menurut Wright, penerima pesan dalam komunikasi massa memiliki karakteristik seperti :
    - Large (besar). Besarnya mass audience bersifat relatif, menyebar di berbagai lokasi, dan tidak saling berinteraksi satu sama lain secara langsung.
    - Heterogen (beraneka ragam). Sasaran komunikasi massa bersifat heterogen, yaitu sangat beragam dari berbagai lapisan masyarakat.
    - Anonim (tidak saling mengenal). Baik komunikator maupun komunikan dalam komunikasi massa tidak saling mengenal satu sama lain. 
  • Effect atau Akibat. Efek merupakan perubahan-perubahan yang terjadi didalam diri pemirsa sebagai akibat dari pesan-pesan media. Namun yang diberikan oleh media massa terkadang tidak pernah berorientasi pada kehendak pasar. Media hanya ingin memberikan sebuah informasi yang dianggap seolah-olah memang sebuah realitas. Ada dua jenis efek yang dapat timbul dalam diri pemirsa :
    - Efek Kognitif . Efek yang dapat mengubah nilai yang saat ini sudah ada dan telah terpelihara di dalam masyarakat.
    - Efek Afektif . Efek ini merupakan proses yang berhubungan dengan emosi dan perasaan seseorang, seperti ketakutan, kegelisahan. 
Dan sekarang mengapa media massa dan blog itu tidak termasuk dalam komunikasi massa dikarenakan  media massa dan blog sebagian tidak memenuhi karakteristik komunikasi massa dan secara tidak langsung dapat disimpulkan bahwa media massa dan blog itu bisa dinamakan komunikasi  massa atau tidak ditentukan sesuai sikon dan kondisi yang membuat tulisan atau kabar yang disampaikan
2.      2.Pengalaman yang unik saat berinteraksi dengan Mahasiswa yang beda Suku dan Budaya.
Penglaman ini sangat dirasakan ketika saya baru memasuk UIN SGD BANDUNG Karena saya sendiri  berasal dari daerah jawa karena itu banyak sekali pengalaman pengalaman yang unik saat dengan mahasiswa yang beda suku dan budaya seperti berikut :
kesalah pahaman saya ketika saya baru memasuki tanah sunda ini ialah dalam memahami kata kata “lumpat” dalam bahasa sunda lumpat sering di artikan lari dengan demikian ketika saya di suruh teman saya untuk cepat lari ia mengatakan “enggal lumpat”  dalam benak saya “ lumpat?” saya kira, saya di suruh loncat sama teman saya, dan saya pun melakukan hal itu seketika semua teman saya tertawa saya pun terheran, apa yang terjadi? Dan yang terjadi adalah itu kesalahan saya yang bertindak bodoh dan saya pun langsung menanyakan apa yang terjadi? “woi kenapa kalian ngetawain saya?” tanyaku, kamu ngapain tadi loncat kan saya suruh kamu lari!!!!! Anjritttt,kata saya ngapa kau nggak bilang dari tadi anying itu dia kebodohan ku
dan kesalahan selanjutnya ialah Salah budaya, menurut saya lumrah bagi saya yang baru datang dari beda daerah hingga itu pun membuat saya berfikir dan mempelajari kesalah pahaman saya ........
Kesalahan awal ialah ketika saya nongkrong bareng sama teman teman saya yang baru masuk kampus, saya di ajak ngopi sama teman saya pas siang bolong, cuaca panas, kan nggak masuk akal banget buat saya, kalo menurut akal sehat siang bolong, panas-panas, kan enak nya minum yang dingin-dingin biar seger, pas saya ngomong sama teman saya,”kalian pada mau ngopi siang-siang?” tanya ku, jawab teman ku”ia nih soal nya saya belom sempet ngopi nih, hayu atuh asal beli gorengan weh,”  “?????????” saya bingung kok ngopi beli gorengan? Tapi pemahaman saya pun salah ternyata ngopi menurut budaya sunda ialah “ngemil” dan kejadian tersebut membuat pengetahuan baru bagi saya

3.      Menceritakan/pendiskripsian diri sendiri supaya dapat dibaca dan dipahami kepribadian saya sendiri oleh orang lain.
Assalamu’alaikum Wr.Wb sebelumnya perkenalkan nama saya khafidin saya lahir pada tanggal 19 september 1999/19091999 bertepatan pada hari senin di tanah yang penuh ketentraman yaitu tanah jawa saya adalah orang yang bingung akan visi, potensi,bakat,keterampilan dan tujuan yang saya punya maka dari itu setiap saya ditanya oleh semua guru saya akan cita-cita dan tujuan kedepan saya, saya hanya bisa menjawab “saya belum bisa menemukan jawaban dari semua itu” ucapan itulah yang selalu keluar ketika pertanyaan tersebut dipertanyakan akan tetapi saya mempunyai kebiasaan dan prestasi yang saya sukai dan saya punya seperti menjadi musisi handal yang sholeh dan masih tetap di jalan tuhan Allah yang lurus dan bisa dibanggakan oleh orang tua dan negara saya, dan setiap saya melakukan pekerjaan yang menantang bagi saya, karena dengan itu saya bisa belajar dan belajar dari setiap kesalahan saya
4.      Pengalman unik saat berinteraksi dengan latar belakang budaya yang sama tetapi terjadi MissKomunikasi.
Saya sendiri datang ke kampus/universitas ini dengan teman-teman saya yang sama berasal dari tanah jawa sudah jelas bahwasannya kita memiliki latar budaya yang sama akan tetapi masih saja sering terjadi Miss Komunikasi seperti yang dibawah ini:
Paling mudah ialah berbicara kepada orang yang memiliki latar belakang bahasa dan budaya yang sama dengan kita akan tetapi ada juga nada berbicara orang tersebut berbeda dengan kita ketika  tanggapan atau fedback dari komunikan tersebut tidak sesuai dengan yang kita harapkan contoh nya ada cerita ketika saya berbicara teman saya mengenai  teman saya  yang mau menikah ada salah seorang teman saya yang mempunyai latar belakang bahasa dan budaya yang sama bertanya “wis raben durung koncomu” saya pun merasa bingung karena dalam bahasa dan kebiasaan saya “raben” diartikan dengan “bersenggama” , maka dari itu kesimpulan yang dapat saya tarik dari kesalahan saya bahwasannya persamaan latar belakang bahasa dan budaya tidak akan menjamin komunikasi yang baik dan benar melainkan akan terdapat beberapa kesalahan dengan gaya dan nada bahasa yang mereka gunakan.
5.   5. Endasmumet.blogspot.com

Selasa, 30 Mei 2017

miis komunikasi bahasa-budaya



Tugas ilmu komunikasi
Salah komunikasi budaya bahasa awal.
Bismillahirrahmanirrahim ..............
Assalamu’alaikum Wr.W.b
Puji syukur saya curahkan kepada Allah S.W.T yang telah memberikan kesehatan kepada saya sehingga saya bisa menyelesaikan tugas ini
Shalawat serta salam tidak luput juga saya ucapakan kepada baginda nabi muhammad SAW yang telah membawa umat nya dari zaman kebodohan hingga zaman yang kita rasakan saat ini
Tujuan saya menuliskan artikel ini semata mata yang pertama untuk menjalankan amanat dari dosen ilmu komunikasi dan yang kedua sekalian menceritakan kesalah pahaman atau salah komunikasi yang disebabkan oleh berbedanya budaya antar daerah, mulai dari segi bahasa maupun dari segi kebiasaan.
Sebelumnya saya perjelas kan mengapa bisa terjadinya kesalahan komunikasi ini, itu semua disebabkan karena saya sendiri berasal dari daerah orang jawa yang merantaukan diri ke tempat dimana orang orang disekeliling saya semua orang orang yang berbahasa dan berbudaya sunda.
SALAH BAHASA – BUDAYA?
Mengenai kesalahan dalam berkomunikasi pasti setiap orang memiliki cerita masing-masing sehingga kalo kita ingat-ingat kayak nya kejadian itu bisa dianggap lucu, coba deh kalian inget-inget lagi soalnya kalo buat saya sendiri sih banyak seklai kejadian-kejadian yang menurut saya itu sangat lucu dari mulai percakapan yang nggak nyambung, terus kebiasaan-kebiasaan yang menurut saya nggak biasa di lakukan atau di ucapkan dan masih banyak lagi.
Salah bahasa
Salah bahsa menurut saya yang paling umum untuk esmua orang khusus nya orang orang rantauan seperti saya yang berasal dari daerah jawa yang sekarang berada di daerah bandung atau yang berbudaya sunda
Banyak cerita kalo misalkan harus di ceritakan satu-persatu, jadi pada segment sekarang saya akan menceritakan beberapa kejadian-kejadian yang sulit difahami awal nya tetapi ketika sudah tau artinya itu  pasti kita akan terbilang bodoh hufftttt lieur euy.......
Pertama mengenai bahasa ketika saya baru beberapa bulan masuk di lingkungan orang orang sunda saya baru bisa memahami arti kata perkata sehingga saya tidak tau maksud dari kata tersebut  seperti contoh nya jamban kalo dalam bahasa jawa jamban di artikan sebagai tempat umum BAB jika di artikan dalam bahsa sunda jamban di artikan sebagai WC ketika itu ada seorang teman saya yang bernama budi ia berkata bahwasannya ia hendak pergi ke jamban ketika itu pula saya bingung apakah di bandung kota ini pun masih ada jamban saja? Seketika itupun saya ikuti man saya tersebut akan tetapi apa yang di pikirkan oleh saya itupun salah melainkan ia pergi ke WC
Kejadian selanjutnya dalam kesalah pahaman saya ketika saya baru memasuki tanah sunda ini ialah dalam memahami kata kata “lumpat” dalam bahasa sunda lumpat sering di artikan lari dengan demikian ketika saya di suruh teman saya untuk cepat lari ia mengatakan “enggal lumpat”  dalam benak saya “ lumpat?” saya kira, saya di suruh loncat sama teman saya, dan saya pun melakukan hal itu seketika semua teman saya tertawa saya pun terheran, apa yang terjadi? Dan yang terjadi adalah itu kesalahan saya yang bertindak bodoh dan saya pun langsung menanyakan apa yang terjadi? “woi kenapa kalian ngetawain saya?” tanyaku, kamu ngapain tadi loncat kan saya suruh kamu lari!!!!! Anjritttt,kata saya ngapa kau nggak bilang dari tadi anying itu dia kebodohan ku
    
Salah budaya
Salah budaya pun menurut saya lumrah bagi saya yang baru datang dari beda daerah hingga itu pun membuat saya berfikir dan mempelajari kesalah pahaman saya ........
Kesalahan awal ialah ketika saya nongkrong bareng sama teman teman saya yang baru masuk kampus, saya di ajak ngopi sama teman saya pas siang bolong, cuaca panas, kan nggak masuk akal banget buat saya, kalo menurut akal sehat siang bolong, panas-panas, kan enak nya minum yang dingin-dingin biar seger, pas saya ngomong sama teman saya,”kalian pada mau ngopi siang-siang?” tanya ku, jawab teman ku”ia nih soal nya saya belom sempet ngopi nih, hayu atuh asal beli gorengan weh,”  “?????????” saya bingung kok ngopi beli gorengan? Tapi pemahaman saya pun salah ternyata ngopi menurut budaya sunda ialah “ngemil” dan kejadian tersebut membuat pengetahuan baru bagi saya.       

mungkin cuma ini yang bisa saya ketik dan saya fikirkan mengenai tugas dari PIK kurang lebih nya saya minta maaf dan saya akhiri dengan ucapan terima kasih atas pengajarannya 

wassalamu'alaikum Wr.Wb