Senin, 01 Januari 2018

jomblo bagian dari amalan penghapus dosa



Nama              : Khafidin
Kelas               : KPI 3B
NIM                : 1164020083


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudaham setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah Swt.
Taklupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi’in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik.
 ikhwanul muslimin, bertemu lagi dengan saya khafidin, dalam kajian kali ini saya akan membahas mengenai derita jomblo adalah kifarat dosa.
Jomblo adalah Ujian.
Punya pacar adalah Musibah.
Memiliki pasangan sah (suami/istri) adalah Rahmat.
            Orang yang paling banyak diuji adalah para nabi, para shalihin dan orang-orang yang semisalnya. Berbahagialah sebagai seorang jomblo, karena jomblo adalah salah satu ujian dari Allah sebagai tanda bahwa kita hampir selevel dengan para nabi dan shalihin dalam hal diuji.
Silahkan buka dalam al quran surat an-nisa [3] ayat 14 hingga ayat 17.
“14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
15. Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?". untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. dan Allah Maha melihat akan hamba-hamba-Nya.
16. (yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Kami telah beriman, Maka ampunilah segala dosa Kami dan peliharalah Kami dari siksa neraka,"
17. (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.”

Wanita, anak, harta dan peliharaan adalah perhiasan dunia atau kesenangan dunia. Namun di waktu yang sama, perhiasan dunia atau kesenangan dunia adalah ujian dari Allah Swt. Ujian yang menarik adalah inta (hubb). “Hubb” (cinta) menjadi gejala yang paling besar di masyakarat kita. Bahkan dijadikan sebagai sesembahan. Hingga ada istilah “atas nama cinta” bahkan ada orang yang rela mati demi orang yang dicintainya, dan lain-lain. Orang yang paling diuji dengan hubb ini adalah para pemuda yang belum menikah (sebut saja jomblo). “Atas nama cinta” seorang jomblo bisa berbuat dosa besar. Cinta yang arahnya kepada syahwat ini adalah ujian dan fitnah kepada orang-orang yang beriman.
Nabi Saw. mengajarkan banyak ilmu kepada para pemuda yang belum menikah. Hal ini terbukti dari adanya bab Fitnatusy Syabab berupa nasihat nabi untuk para pemuda. Diantaranya dalah hadis Nabi Saw berikut, “Berbahagialah kalian jika kalian adalah seorang jomblo, karena sesungguhnya Allah Swt. memberi balasan kepada seseorang tergantung tingkat kesulitannya dalam beramal.” Dan orang yang paling sulit itu justru di masa muda, apalagi yang masih muda, apalagi yang belum pernah berhubungan sex karena akan peasaran. Maka kata nabi berbahagialah.
Banyak anak muda sekarang yang lebih mementingkan hura-hura, bersenang-senang dengan pacaran dsbg. Di Indonesia, menjadi jomblo itu sulit. Tidak seperti di Arab, ketika ada dua orang muda-mudi yang berdua-duaan, akan ditanya surat nikahnya. Ketika check in ke hotel pun akan ditanya surat nikahnya. Berbeda dengan di Indonesia, berdua-duaan bukan mahrom itu hal biasa.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, terdapat 7 golongan yang mendapat naungan Allah di Padang Mahsyar, golongan nomor 2 nya adalah pemuda yang tumbuh dalam keadaan taat kepada Allah. Rasul pun bersabda, “Sesungguhnya anak muda yang datang ke mesjid, lebih dicintai Allah daripada orangtua yang datang ke mesjid.” Dalam hal ini, digunakan kata “Syakun” karena menjadi pemuda yang soleh itu berat, modalnya IMAN dan SABAR (bukan kekuatan fisik). Golongan nomor 5 adalah seorang lelaki yang digoda oleh wanita kaya dan cantik untuk berzina, kemdian mengatakan “saya takut kepada Allah.”
“Orang yang beribadah di masa sulit, pahalanya seperti hijrah kepada Rasul Saw.” Jomblo itu keadaan yang sulit, jika kita tetap beribadah ketika jomblo, kita mendapat pahala seperti para Muahjirin, seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan sahabat Muhajirin lain. Seorang muslimah sholehah yang masih jomblo, pahalanya lebih besar daripada laki-laki sholeh yang jomblo. Karena ujiannya lebih besar daripada laki-laki.
Menjadi jomblo adalah kesempatan untuk mendapat level yang istimewa. Hadis Nabi Saw dari Ali, “Ibadah yang paling baik adalah menunggu adanya kelapangan di masa-masa yang sulit.” Hal ini lebih afdhol daripada ibadah-ibadah yang mubah, lebih afdhol daripada ibadah yang sunnah, namun tidak lebih afdhol daripada ibadah yang wajib. Misalnya, seseorang yang berumur 27 tahun, mengharapkan pernikahan sejak tamat SMA (sekitar 18 tahun), maka selama masa penantiannya (9 tahun) dihitung ibadah setiap detiknya oleh Allah Swt. Penantian ini tidak hanya untuk jodoh, namun untuk segala hal, baik ujian fisik, perasaan, syahwat. Menanti datangnya kesembuhan, menanti terbayarnya hutang sambil terus bekerja keras, menanti hadirnya buah hati, dll. Semua penantian itu dihitung ibadah asalkan tidak melakukan dosa selama masa penantian dan bersabar.
Apa amanat atau nasihat Nabi Saw untuk para jomblo? Yaitu menjaga Iffah. Artinya menghindari dosa-dosa yang diharamkan Allah Swt. Iffah dalam urusan syahwat dengan menjaga kemaluannya. Iffah dalam urusan rezeki dengan menjaga diri untuk tidak meminta-minta. Tugas yang paling luar biasa pahalanya di sisi Allah Swt. Berikut hadis dari Abu Hurairah, Nabi bersabda: “Ada 3 golongan manusia yang Allah pasti akan menolong mereka, yaitu: 1) mujahid fi sabilillah 2) Al-makatib.... 3) Orang yang menikah karena ingin menjaga iffah.”
Ulasan ringkas materi di atas:
Pemuda yang belum menikah, akan mendapatkan janji dari Allah yaitu:
1.      Menjadi salah satu dari golongan Muhajirin.
2.      Digolongkan ke dalam satu golongan yang mendapat naungan Allah di Padang Mahsyar.
3.      Pemuda yang taat. Setiap detiknya bernilai ibadah di sisi Allah.
Cara mendapatkan semua yang di atas tadi sedangkan kita belum menikah? Jawabannya ada di Alquran surat An-Nur ayat 33:
Terjemahan:
“Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. dan budak-budak yang kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat Perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-Nya kepadamu. dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari Keuntungan duniawi. dan Barangsiapa yang memaksa mereka, Maka Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa itu.”

Menjaga Iffah dalam hal makan dengan tidak rakus. Menjaga Iffah dalam urusan berpakaian dengan mengenakan pakaian yang pantas, bersih dan menarik. Yang paling tinggi pahalanya yaitu menjaga Iffah dengan menahan hawa nafsu. Allah sendiri mengatakan tidak tercela orang yang menikah karena ingin menjaga kehormatan, karena hawa nafsu.
Rasul besabda, “Siapa yang menjaga kehormatannya, Allah yang akan menjaga Iffahnya.” Iffah dengan tidak mengganggu istri orang lain. “Iffah-lah kalian sehingga Allah akan menjaga iffah pasangannya.” Siapa yang istrinya tidak mau diganggu orang lain, maka jangan ganggu istri orang lain. Siapa yang adiknya tidak mau diganggu orang lain, maka jangan ganggu adik orang lain. Karena “balasan itu tergantung jenis amal”. Wallahu a’lam. Laki-laki yang baik itu adalah yang pencemburu. Posesif dalam Islam itu baik. Karena Nabi pernah bersabda, “Ada 2 orang yang tidak akan masuk surga dan dilaknat Allah, 1) Fattat (perempuan yang asal ngomong, biasanya bilang “cenah” “katanya”); 2) Dayyus (orang yang tidak cemburu ketika istrinya selingkuh).”
Ketika Ustadz Hanan datang ke Papua, dijemput oleh seorang Bapak di Bandara. Bapak ini bercerita tentang istrinya yang selingkuh. Bapak itu mengatakan, “Demi anak saya, saya bersabar saja (dengan perselingkuhan isrinya).” Nah, hal ini tidak boleh. Suami boleh memukul istri namun tidak melukainya.
Nabi bersabda, “Berbaktilah kepada orang tua kalian, maka anak kalian akan berbakti kepada kalian.”
Sifat Afiif (orang yang mnejada iffahnya) bahkan rela mati kelaparan demi menjaga iffahnya. Buah atau kebaikan bagi orang yang selalu menjaga Iffah yaitu:
1.      Digolongkan diantara ahli surga. Dalam QS. Al-Mu’minun dijanjikan surga Firdaus. Bahkan surga Firdaus yang dijanjikan. Firdaus dibandingkan dengan surga yang lainnya seperti surga lainnya dibandingkan dengan dunia. Surga yang lainnya jika dibandingkan dengan dunia seperti setetes ujung jarum bahkan lebih lemah dari sayap nyamuk.
Nabi bersabda, “Siapa yang menjamin bagi saya, akan menjaga diantara dua kakinya (kemaluannya) dan menjaga diantara kedua janggutnya (lisannya), aku jaminkan baginya surga.” (HR. Bukhari) Laki-laki menjaga kemaluannya dan perempuan menjaga lisannya.
2.      Akan Allah berikan jalan keluar ketika ada musibah dan doanya akan diistijabah (dikabulkan). Hadisnya tentang 3 orang yang terkurung di dalam gua, orang pertama mengatakan “Saya selalu berbakti kepada ibu dan tidak pernah mengecewakannya, jika engkau rela dengan amalku ini maka bukakanlah pintu gua ini.” Maka terbukalah sedikit pintu gua itu. Lalu orang kedua mengatakan “Saya punya pekerja yang selalu mengambil upahnya sebelum pulang. Namun suatu hari dia lupa mengambil upahnya sehingga saya membeli domba dari upahnya tersebut dan  menternakannya sehingga berkembang biak. Domba-domba itu banyak sehingga memenuhi bukit. Setelah beberapa tahun pekerja saya itu kembali untuk mengambil upahnya, saya berikan seluruh domba itu kepadanya hingga tak tersisa seekor domba. (Ini sifatnya wafaa yaitu menyempurnakan hak orang lain). Jika Engkau rela dengan amalku ini, selamatkanlah kami.” Maka terbukalah sedikit pintu gua itu. Terakhir, orang ketiga mengatakan, “Saya punya seorang sepupu yang cantik sekali dan saya menyukainya. Saya mengajaknya menikah, dia menolak. Suatu ketika, dia butuh sekali pertolongan saya dan saya bilang, “jika engkau mau saya tolong, berzinalah dengan saya”. Akhirnya saya tolong dia dan ketika saya sudah berada di atas tubuhnya, saya teringat kepada Engkau lalu saya berlari karena takut kepada Engkau. Jika engkau rela dengan ini, maka selamatkanlah kami.
3.      Akan membuahkan baginya cinta yang terindah (jodoh dunia akhirat). Jagalah iffah karena cinta sejati itu anugerah dari Allah. “Orang yang beriman dan beramal saleh akan diberikan wuddah (cinta).” Contohnya: Nabi Musa bersama istrinya.

“Syukuri nikmat jomblo dengan cara menjaga iffah”
Mudah-mudahan bermanfaat.
Wassalamu’alaykum Warahmatulah Wabarakatuh...


Sabtu, 30 Desember 2017

UKM LIKM sunan gunung djati bandung selenggarakan pelatihan business plan untuk mahasiswa



UKM LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Selenggarakan Pelatihan Business Plan Untuk Mahasiswa

UKM LIKM (Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Inkubasi Kewirausahaan Mahasiswa) merupakan organisasi yang bergerak dibidang kewirausahaan yang beranggotakan mahasiswa UIN Bandung
Sebagai organisasi yang bergerak dibidang kewirausahaan, UKM LIKM aktif menyelenggarakan kegiatan yang memiliki daya tarik untuk para mahasiswa, khususnya mahasiswa yang ingin mendalami bisnis dan semacamnya. Adapun kegiatan yang sering dilaksanakan adalah, seminar dan workshop kewirausahaan, mentoring bisnis, company visit ke berbagai perusahaan, lomba bisnis plan, dan pelatihan-pelatihan yang menunjang kewirausahaan mahasiswa, seperti kegiatan yang baru saja dilaksanakan terakhir yaitu Pelatihan Bisnis plan pada tanggal 22 Desember 2017, yang bertempat di gedung fakultas FISIP kampus UIN Sunan Gunung Djati.
Acara ini dihadiri langsung oleh Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera periode 2016-2019  yaitu Kuswandi Taufik Hidayat  sekaligus sebagai pengisi materi business plan, dan para peserta pelatihan ini dihadiri oleh para pengurus UKM LIKM, dan mahasiswa-mahasiswi UIN SGD Bandung dari berbagai jurusan.
“Acara ini diharapkan memberikan manfaat yang banyak bagi kita semua khususnya sebagai mahasiswa, demi tercetaknya mahasiswa yang mandiri, dan tumbuhnya para wirausahawan baru dilingkungan kampus” ujar Elsa Listiani ketua panitia pelatihan business plan UKM LIKM.

Reporter : Khafidin

generasi muda harus kenal wirausaha



Generasi muda harus kenal wirausaha.
Ekonomi selalu menjadi masalah, bukan hanya di negara kita saja Indonesia, akan tetapi negara negara asean maupun eropa juga mengalami permasalahan ekonomi ini, karena kita dapat membedakan yang mana negara maju dan mana negara berkembang itu bisa dilihat dan dinilai dari perekonomian negara tersebut, apabila pendapatan perkapita dari negara tersebut cenderung rendah maka ngera tersebut dikategorikan sebagai negara yang berkembang, begitupula sebaliknya jikalau negara tersebut pendapatan perkapitanya tinggi maka negara tersebut bisa dikategorikan sebagai negara maju.
Ada berbagai masalah yang membuat turun temurun ekonomi negara tersebut salah satunya ialah pengangguran, masalah seperti ini seharusnya terus dibenahi dan di carikan solusinya, karena masalah dinegeri ini pun yang banyak dan selalu mengalami peningkatan adalah pengangguran menurut Badan Pusat Statistik mengungkapkan, bahwasannya pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah  pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017 dari Agustus 2016 sebesar 7,03 juta orang.
Permasalahan seperti ini yang menjadi alasan kenapa para peserta didik harus diajarkan dan harus dibimbing supaya bisa mengetahui tentang kewirausahaan, pengajaran tersebut semata-mata agar terciptanya generasi muda mudi bangsa yang mandiri, tidak bergantung kepada orang lain, dan bersifat peduli terhadap sesama. Masalah tersebutlah yang menjadi landasan utama mengapa UKM LIKM ini gencar melaksanakan kegiatan yang bisa menunjang supaya generasi muda sekarang bisa tercipta wirausaha-wirausaha baru, salah satunya dengan mengadakan pelatihan business plan untuk kalangan mahasiswa pada hari sabtu, tanggal 16 Desember 2017, yang di isi oleh pemateri yang kompeten dibidangnya yaitu bapak Kuswandi Taufik Hidayat sebagai ketua Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera.
Pelatihan dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, khususnya yang ingin membuka usaha, untuk menjadi pemula haruslah memiliki ilmu yang mendasarinya dalam berwirausaha, karena usaha yang bagus bisa direncanakan dengan perencanaan bisnis yang bagus, dengan dibekali dengan ilmu tentang perencanaan bisnis, menjadikan peluang rugi dan gagal dalam berbisnis menjadi kecil, tanpa perencanaan bisnis yang baik, maka bisnis yang dijalankan menjadi modal nekad, akan tetapi ketika bisnis yang akan dijalankan direncakan dengan baik, maka peluang untung akan nyata, dan peluang untuk rugi akan diperkecil, walaupun pada hakikatnya yang namanya bisnis itu seperti roda berputar, akan ada masanya tutup dan akan ada masanya naik daun, tergantung seberapa lama suatu usaha bisa survive.
Penulis :  Khafidin (1164020083)


mahasiswa harus terbiasa dengan pelatihan berwirausaha



Mahasiswa harus terbiasa dengan pelatihan berwirausaha.

Bpk. Kuswandi taufik Hidayat adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi anak muda, beliau adalah lulusan IKOPIN angkatan 2012 dan sekarang menjabat sebagi ketua Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera periode 2016-2019, setiap orang yang melihatnya pasti menyangka bahwa ia masih berstatus mahasiswa, karena beliau masih memiiki wajah yang seumuruan dengan kakak tingkat di kampus ini, apalagi ketika kita mengetahui latar belakang, kesibukannya, profesinya, dan karyanya maka setiap orang pasti akan terkagum dan merasa takjub.
Sabtu, 16 Desember 2017 adalah pertemuan pertamaku dengan beliau, termasuk juga pertemuan pertama kebanyakan orang yang berada di organisasi kampus UKM LIKM (Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Ikubasi Kewirausahaan Mahasiswa). Awalnya akupun melihatnya biasa-biasa saja, termasuk orang-orang yang hadir pada waktu itu, beliau datang ke kelas tempat dilaksanakannya pelatihan business plan bersama dengan seorang wanita yang terlihat seumuran, beliau mengenakan pakaian kemeja merah dengan rapi, bercelana katun bermodel chino dengan sepatu boots berwarna coklat terlihat serasi dengan atasannya, dan wanita yang bersamanya pun memakai kemeja kotak-kotak berwarna putih biru, dengan memakai kerudung biru, berkacamata seperti model anak muda pada umumnya, dan mengenakan celana jeans dan berselendang tas berwarna coklat terlihat cocok untuk seusianya, kang Opay (sebutan dari kang Taufik) pun tidak berkata-kata tentang wanita yang dibawanya itu, tapi semua bisa menyimpulkan bahwa beliau adalah calon pendamping hidupnya.
Pada hari yang bersamaan ada seminar juga yang dilaksanakan oleh anak anak tekhnik elektro dalam acara GEMA ELEKTRO dan acara tersebut sangat membuat antusias para mahasiswa karena dalam acara tersebut terdapat beberapa artis yang mengisi seperti hanin dhya, Hivi, dan lain sebagainya, dan yang tak kalah menarik pengisi seminar nya juga tak kalah menarik, rasa bingung pun sempat berseteru didalam otak ku karena saya harus memilih antara dua acara, apakah saya mengikuti acara yang sangat fantastis yang dilaksanakan oleh GEMA ELEKTRO atau saya akan mengambil acara seminar yang di adakan oleh UKM LIKM?.
Dan akhirnya saya menentukan apa yang harus saya pilih dari kedua acara tersebut, pilihan saya jatuh kepada acara seminar yang dilaksanakan oleh UKM LIKM karena isi dari acara tersebut sangat cocok dengan apa yang akan saya jalani dimasa depan yaitu menganai pelatihan bussines, dibandingkan dengan acara GEMA TEKHNO walaupun acara tersebut diisi oleh artis artis televisi tetapi acara seminar didalamnya tidak sesuai dengan style hidup ku.
Rasa kecewaku akhirnya terbayarkan oleh pertemuan dengan bapak Kuswandi Taufik Hidayat, beliau sebagai ketua Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera menjadikan gaya berbicaranya sangat menarik, begitupun pengalaman-pengalaman yang telah beliau rasakan untuk memajukan tingkat ekonomi pedesaan  menjadikan pertemuanku hari  itu menjadi berkesan.
Acara ini dihadiri oleh  mahasiswa berbagai jurusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan peserta yang hadir lumayan cukup banyak sekitar 20 orang, dan bertempat di gedung FISIP lantai 2.
Setelah para peserta hadir dan mengisi absensi, dan pemateri bapak Kuswandi Taufik Hidayat menempati kursinya maka acara inipun dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Andini sebagai moderator datang kedepan memimpin jalannya acara, dan acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Yoga, setelah pembacaan ayat suci, ketua pelaksana Elsa Listiani memberikan sambutan terlebih dahulu, dan beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada peserta yang berkenan hadir pada waktu itu, dan ucapan rasa terima kasih juga kepada pemateri yang sudah meluangkan waktu yang berharganya untuk sempat mengisi materi pada acara pelatihan business plan itu, dan sebagi tambahan Elsa Listiani pun memberikan nasihatnya agar para peserta memanfaatkan waktu yang sangat berharga dengan memperhatikan secara seksama, dan berharap acara ini memberikan manfaat yang besar bagi para mahasiswa khususnya yang hadir pada waktu itu, dan harapannya juga agar lahir para pengusaha-pengusaha baru dikalangan anak muda khususnya mahasiswa.
Para peserta telah duduk rapih, karena sebelum acara dimulai panitia meminta para peserta untuk duduk bergrup, dengan beranggotakan satu grup 3 orang dengan total seluruhnya 7 grup. Semua ini dilakukan agar nanti setelah pemateri menyampaikan materinya para peserta dipersilahkan untuk membuat rancangan bisnis nya dan dipresentasikan di depan pemateri dan para peserta seluruhnya.
Penyampaian materi akhirnya selesai pada pukul 11.10 dan para peserta dipersilahkan untuk membuat rancangan bisnis yang akan dipresentasikan didepan kelas, dan moderator memberikan waktu selama 10 menit agar tiap grup mempersiapkan rancangan bisnisnya untuk dipresentasikan. Waktu yang relative singkat tidak membuat para peserta menyerah dan mundur, justru malah semakin teratantang untuk bisa menaklukannya, moderator yang memberikan waktu yang relative singkatpun mempunyai alasan waktu yang mepet istirahat sholat dzuhur menjadikan waktu yang diberikan untuk persiapan presentasi menjadikan sebentar.
Tibalah waktu presentasi dimulai, masing-masing grup menyampaikan rancangan bisnisnya, berikut serta bagaimana deskripsi produknya, cara pembuatan, system kerja, termasuk pemasaran, dan perhitungan modal serta laba, masing-masing grup maju satu-persatu, ide-ide kreatif bermunculan, ada yang rancangan bisnisnya ke kuliner, minuman, bahan makanan pokok, bank sampah, dan bisnis berbasis market place untuk anak kampus, dan kang Opay memberikan penilaiannya dengan catatan-catatannya.
Presentasi akhirnya selesai, dan kang Opay memberikan penilaiannya satu demi satu secara adil dan proporsional, dan diambilah 3 terbaik diantara 7 grup yang memberikan presentasi, juara pertama adalah grup Rizki yang rancangan bisnisnya tentang market place kampus, juara dua adalah grup Sosmaida tentang kebutuhan anak gunung, dan juara 3 adalah grup Agus tentang bank sampah, kriteria penilaian dari kang Opay adalah dilihat dari kreativitas, inovasi, dan manfaat yang diberikan. Sebagai bukti penghargaan kang Opay memberikan buku karangannya yang berjudul Saudagar Akhir Zaman kepada tiap grup yang juara, masing-masing grup yang juara diberikan 1 buku.
Acara ini berakhir pada pukul 12.30, dan diakhiri dengan pemberian cendramata kepada pemateri dan foto bersama dengan pemateri dan para pengurus UKM LIKM UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ucapan-ucapan terima kasih dilontarkan oleh para peserta yang hadir kepada pemateri, dan acara ini disambut baik oleh kang Opay yang memiliki nama lengkap Kuswandi Taufik Hidayat, dan berharap akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya sebagai penguat rasa silaturahmi.

Penulis : Khafidin  (1164020083)